0


v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
1. Untung atau Rugi ?
Sasaran : Membangkitkan keberanian dan kebiasaan peserta dalam mengungkapkan ide
Proses :
1. Penjelasan singkat tentang tujuan dan materi pokok kegiatan ini
2. Ceritakan atau bacakan kasus “Jual Beli Kambing” dan minta peserta memikirkan jawaban permasalahannya. Beri kesempatan 2 – 3 menit untuk melakukan perhitungan
3. Tanyakan secara berurut kepada seluruh peserta apa saja jawaban mereka: untung atau rugi? Jika untung berapa dan jika rugi berapa? Atau impas (tidak untung dan tidak rugi?) Catat jawaban peserta di papan tulis dengan sekaligus mengelompokkan jumlah jawaban yang sama, kemudian minta peserta yang jawabannya sama untuk mengelompok menjadi satu
4. Minta tiap kelompok mengambil tempat saling terpisah dan kemudian tanyakan kepada setiap kelompok ini: mengapa jawaban mereka demikian? Beri kesem-patan 2 – 3 menit bagi setiap kelompok untuk mengemukakan alasannya.
5. Ajak seluruh kelompok saling berdiskusi: mana jawaban dan alasan yang paling mungkin dan benar? Biarkan mereka saling berdebat terbuka selama 5 – 8 menit (atau hingga setiap peserta telah berbicara dan bersemangat dalam berbicara itu), lalu hentikan dan tegaskan bahwa yang penting bukan jawaban mana yang benar atau yang salah dari semua jawaban tersebut karena bagaimanapun juga setiap kelompok punya alasannya sendiri-sendiri. Kemudian, langsung jelaskan bagaimana mereka memiliki potensi untuk mengemukakan ide dan potensi ini harus mereka kembangkan di ROHANI ini.
6. Jika peserta hanya memiliki satu pendapat, maka ajak berdebat dengan mentor.
UNTUNG ATAU RUGI?

Pak Iqbal membeli seekor kambing seharga 500. Tapi kambing ini rewel sekali. Pak Iqbal jengkel, lalu dijualnya dengan harga 1.000. Lewat pasar hewan, dia tertarik lagi pada seekor domba yang gemuk dan gagah. Pak Iqbal membelinya dan harganya ternyata 1.500. Tapi hanya sehari domba itu sudah bikin gara-gara masuk ke kebun tetangga. Pak Iqbal jengkel dan menjual domba itu seharga 2.000. Sambil pulang ke rumah, motor Pak Iqbal menabrak kambing Pak Bawono. Pak Bawono minta ganti rugi karena kambingnya cacat. Pak Iqbal bersedia bayar ganti rugi tersebut tetapi kambing itu jadi miliknya. Lalu disepakati ganti – rugi 2.500. Pak Iqbal pun pulang membawa kambing cacad. Tiba di rumah, Pak Iqbal melampiaskan dongkolnya dengan menyembelih kambing itu, lalu dijualnya kambingnya ke pasar dan semuanya laku dengan harga 3.000.
Sekarang, Pak Iqbal pun lega, tapi dia bingung : apakah dia untung atau rugi ? TOLONGLAH PAK IQBAL MENJAWABNYA!


2. Hikayat Sungai Buaya
Kepada peserta dibacakan kisah berikut ini :
Terdapat seorang wanita yang bernama Zaitun yang memiliki calon suami bernama Buyung. Tetapi tempat tinggal keduanya terpisahkan oleh sungai lebar yang penuh dengan buaya.
Biasanya Zaitun menerima surat secara rutin dari Buyung. Tetapi setelah sekian lama, Zaitun tidak juga menerima surat dari Buyung. Zaitun khawatir bahwa Buyung tertimpa musibah sehingga selama ini tidak sempat mengiriminya surat. Maka Zaitun memutuskan untuk mengunjungi Buyung.
Di pinggir sungai, Zaitun kebingungan bagaimana cara menyeberangi sungai yang penuh dengan buaya ini. Sebenarnya Zaitun memiliki kenalan bernama Sanip yang memiliki perahu. Tetapi ketika Zaitun meminta Sanip untuk meminjaminya perahu ,
“TIDAK, urus sendiri saja persoalanmu, jangan merepotkan orang lain!” jawab Sanip.
Akhirnya Zaitun bertemu dengan tukang perahu. Zaitun meminta kepada tukang perahu untuk mengantarnya menyeberangi sungai.

Tukang perahu memberi syarat bahwa ia mau mengantarkan Zaitun ke seberang sungai asalkan ia mau berzina dengannya. Mulanya Zaitun menolak dan tukang perahu itu tidak memaksanya. Tetapi setelah sekian lama, kebimbangan hatinya akan keadaan Buyung kian meningkat. Dan akhirnya ia mengabulkan permintaan tukang perahu itu. “Inikan demi Buyung juga …” pikir Zaitun.
Setelah itu akhirnya Zaitun disebrangkan ke pinggir sungai. Setelah itu Zaitun bergegas ke rumah Buyung. Ternyata Buyung dalam keadaan sehat dan dia terkejut dengan kehadiran Zaitun.
“Mengapa engkau kemari ? Dan bagaimana engkau menyeberangi sungai itu?”, tanya Buyung.
Zaitunpun menceritakan kisah yang dialaminya.
Mendengar penuturan Zaitun, marahlah Buyung kepadanya
“Kau … kau … melakukan perbuatan hina itu …. ???? PERGI !! Aku tidak mau melihatmu lagi !!!”
Zaitun pun pergi dengan menangis.


Ditengah jalan, ia bertemu dengan Rambo. Rambo bertanya mengapa Zaitun menangis. Zaitun pun menceritakan kisahnya. Dan diapun mengeluarkan kekesalan hatinya terhadap Buyung yang telah mengusirnya.
Karena iba, Rambo menawarkan diri untuk membalas kekesalan hati Zaitun. Rambo pun mendatangi Buyung dan memukulinya.
Dikejauhan Zaitun bersorak kegirangan melihat orang yang melukai hatinya telah dihabisi.

Minta kepada peserta untuk mengurut siapakah yang paling bersalah dalam kisah itu.

1. Zaitun : ___
2. Buyung : ___
3. Sanip : ___
4. Tukang perahu : ___
5. Rambo : ___

Setelah peserta mengurutkannya berdasarkan pendapat pribadi, minta peserta untuk berdebat dengan peserta lain yang memiliki pendapat berbeda.

Kesimpulan yang ditarik sama dengan kesimpulan pada simulasi “Untung atau Rugi”

Dikirim pada 05 Agustus 2009 di Materi Outbond
05 Agu


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
1. Trust Walk
Tujuan : memahami realita,
Alat bantu : Tali raffia 40 cm dan kain penutup mata sejumlah ½ peserta
Teknik simulasi :
- Peserta berbaris dilapangan
- Peserta diundi menjadi dua kelompok : Satu kelompok matanya ditutup, Satu kelompok tangannya diikat kebelakang
- Lalu minta seluruh peserta untuk melakukan suatu hal (mis. Pindah tempat, mengambil tasnya masing-masing, memakai sepatu, dll) pekerjaan yang dilakukan ada yang hanya membutuhkan tangan saja, ada yang membutuhkan penglihatan saja dan ada yang membutuhkan keduanya. Disinilah peserta harus berinisiatif untuk saling membantu
Refleksikan mengenai keadaan manusia yang ada yang “sempurna” dan ada yang “cacat” dan bagaimana tanggung jawab kita terhadap mereka serta refleksikan mengenai syukur kita kepada Allah akan nikmat-nikmat yang sangat banyak yang mungkin selama ini sering kita lalaikan.

Dikirim pada 05 Agustus 2009 di Materi Outbond


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

1. Mendarat di Bulan
Anda adalah awak pesawat ruang angkasa yang melakukan misi ke planet bulan. Semua berjalan lancar sampai akan melakukan pendaratan di permukaan bulan. Tiba-tiba, pesawat pendarat anda rusak dan jatuh melenceng sejauh 20 mil dari titik pendaratan. Anda sendiri selamat dan tidak cedera, tapi pesawat pendarat anda rusak total. Kini Anda dihadapkan pada masalah : bagaimana bisa bergabung kembali dengan pesawat induk yang menanti di luar orbit bulan ?
Hanya ada satu jalan: berjalan sejauh 20 mil ke titik pendaratan yang sudah direncanakan dan dari sana baru anda bisa menghubungi pesawat induk untuk mengirimkan pesawat penolong darurat. Lalu, anda periksa pesawat pendarat anda yang rusak tadi, siapa tahu masih ada sesuatu yang bisa anda bawa sebagai bekal dalam perjalanan. Ternyata, hanya ada 15 jenis barang yang masih utuh.
Nah, tugas anda sekarang adalah memilih di antara ke 15 jenis barang tersebut : mana yang paling penting dan mesti anda bawa dan mana yang tidak? Caranya adalah dengan memberi nomor urut pada setiap jenis barang yang sekaligus menunjukkan prioritasnya. Artinya: jenis barang yang anda beri nomor urut 1 adalah jenis barang yang paling penting dan mutlak anda butuhkan, demikian seterusnya sampai jenis barang yang anda beri nomor urut 15 adalah jenis barang yang anda anggap paling tidak penting dan karena itu boleh saja anda tinggalkan dan buang. Tentu saja, anda harus punya alasan untuk menyatakan mana barang yang paling penting dan mana yang tidak. Jadi, hati-hatilah memilih, karena ini menyangkut soal mati-hidup anda sendiri. Dan di bumi banyak orang menantikan kepulangan anda dengan selamat.
Baik, 15 jenis barang yang harus anda pilih itu adalah sbb :
Keputusan Sendiri

Keputusan Kelompok
___________
KOREK API (geretan) 1 kotak
___________
___________
SARI MAKANAN KALENG 1 kaleng
___________
___________
TALI NILON 35 meter
___________
___________
KAIN PARASUT SUTRA 1 gulung
___________
___________
ALAT PEMANAS PORTABLE 1 unit
___________
___________
PISTOL COLT FN-35 mm 1 buah
___________
___________
SUSU BUBUK KERING 1 kaleng
___________
___________
TABUNG OKSIGEN 2 buah
___________
___________
PETA KONSTELASI BULAN 1 set
___________
___________
PERAHU PELAMPUNG KARET 1 bh
___________
___________
KOMPAS MAGNETIK 1 buah
___________
___________
AIR BERSIH 1 tabung (5 liter)
___________
___________
PISTOL ISYARAT buah
___________
___________
KOTAK P3K berisi jarum suntik
___________
___________
RADIO GELOMBANG FM bertenaga matahari 1 unit
___________
LEMBAR PENILAIAN “Mendarat di Bulan” Kunci Jawaban NASA

Jenis Barang
Jawaban
Alasan
Korek Api
15
Tidak ada gunanya, tidak ada udara (oksigen) di bulan
Sari makanan
4
Untuk penyambung hidup sementara waktu sampai jangka tertentu
Tali Nilon
6
Dapat digunakan sebagai alat pembantu di daerah terjal
Parasut Sutra
8
Bisa saja dimanfaatkan sebagai alat pembung-kus peralatan lainnya
Alat Pemanas
13
Permukaan bulan pada sisi yang terang sudah bersuhu panas
Pistol FN-45
11
Barangkali letusannya bisa digunakan sebagai alat dorong tubuh
Susu Bubuk
12
Tak bisa diminum karena perlu air dan udara untuk melarutkannya
Tabung oksigen
1
Alat kehidupan (bernafas) utama & di bulan memang tak ada udara
Peta Bulan
3
Pedoman arah utama, tak ada yang lain
Perahu Karet
9
Bisa digunakan untuk alat angkut barang yang lainnya
Kompas Magnetik
14
Tak ada gunanya, bidang magnetis bulan berbeda dengan bumi
Air Bersih
2
Alat kehidupan utama sesudah udara untuk metabolisme tubuh
Pistol Isyarat
10
Tak ada gunanya, tak ada udara di bulan
Kotak P3K
7
Isinya memang tidak perlu, tapi kotaknya mungkin berguna
Radio FM Solar
5
Alat komunikasi utama

Penilaian :
Ø Cari selisih nilai antara jawaban Anda dan jawaban NASA untuk setiap jenis barang (ingat ! Selisih adalah positif). Lalu jumlahkan. Itulah nilai Anda.
Ø Cari nilai pribadi dan nilai kelompok
Ø Nilai : 0 – 20 = Sempurna, 21 – 30 = Bagus, 31 – 40 = Cukup, 41 – 50 = Kurang, 50 lebih = Jelek
Apakah nilai kelompok lebih baik dari nilai pribadi ?? Jika tidak berarti kerjasama dengan baik


Dikirim pada 05 Agustus 2009 di Materi Outbond
05 Agu


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
1. Menyeimbangkan
Berapa banyak lingkaran harus digunakan agar seimbang dengan kotak pada timbangan terakhir ??




Jawabannya adalah :
lima bulatan,


Dikirim pada 05 Agustus 2009 di Materi Outbond
Awal « 1 2 » Akhir
Profile

Aku memang tidak setampan Ali, Atau setaqwa Abu Bakar, Atau sekaya Ustman, Atau sekuat khalid, Juga segagah Umar, Ataupun sahabat lainnya tetapi aku hanyalah laki-laki yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka, Membangun peradaban, dan membuat Rasulullah bangga di akhirat More About me

BlogRoll
Tag
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 184.492 kali


connect with ABATASA